March 24, 2008 – 10:03 pm
Posting berikut sebagai jawaban dari pertanyaan rekan yang bernama Uli, ia pada tanggal 10 Maret kemarin berkunjung ke blog ini dan menulis komentar. Namun sayang komentarnya baru saya deteksi pagi ini, karena terus terang blog ini menutup akses untuk berkomentar di seluruh posting sekitar 6 hari lalu, sehingga saya tidak engeh dengan komentar sdr Uli. [...]
March 23, 2008 – 11:23 am
Pengantar
Sekedar untuk diketahui oleh pembaca [1], bahwa Taurat yang kini dipegang oleh Ahli kitab (Yahudi dan Kristen) adalah lima kitab pertama dalam Perjanjian Lama, Alkitab (Bible). Kelima kitab itu antara lain kitab Kejadian, kitab Keluaran, kitab Imamat, kitab Bilangan, kitab Ulangan. Artikel ini akan membuktikan bahwa penulis Taurat bukanlah Nabi Musa, seperti keyakinan kaum fundamentalis [...]
March 11, 2008 – 11:14 am
Oleh
Osamah Abdullah (the owner of answering-christianity.com)
Kitab Ibrani:
“The writer of this letter does not identify himself, but he was obviously well known to the original recipients.(From the NIV Bible Commentary, page 1856)”
“Penulis dari kitab ini tidak mengidentifikasikan dirinya, namun dia dikenal baik penerima awal.(Dari NIV BIBLE, halaman 1856)”
March 11, 2008 – 11:06 am
Oleh
Osamah Abdullah (the owner of answering-christianity.com)
Kitab Para Rasul
“Although the author does not name himself, evidence outside the Scriptures and inferences from the book itself lead to the conclusion that the author was Luke. ( From the NIV Bible Commentary, page 1643)[color]“
Artinya:
“Meskipun penulisnya tidak memberikan identitas dirinya, (namun) bukti eksternal dari Alkitab dan kesimpulan yang bisa [...]
March 11, 2008 – 11:05 am
Oleh
Osamah Abdullah (the owner of answering-christianity.com)
Pembukaan: Pertama-tama kita sebaiknya mengetahui bahwa hampir seluruh isi Alkitab telah cacat dan banyak sekali diisi oleh hukum buatan manusia dan pemalsuan.” Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong.”[Yeremia 8:8]